Kata Pengantar

“Silsilah ini dibuat untuk sekedar menyambung obor, supaya bisa menelusuri asal usul”.

Kalimat di atas merupakan penggalan sebuah Kata Pengantar yang ditulis oleh AY. Mukani M.Th. penggagas dan penyusun Buku Silsilah KRIJOJOEDO.

Silsilah KRIJOJOEDO yang ditulis di blog SSOeKIDJ diambil dari Buku Silsilah KRIJOJOEDO hasil gagasan dan penyusunan AY. Mukani M.Th. yang ditulis di Tanjungkarang tanggal Februari 2000.

Maksud dari pembangunan blog SSOeKIDJ tidak lain adalah untuk meneruskan dan menghargai jasa AY.Mukani M.Th. yang memiliki kerinduan mengumpulkan tulang-tulang yang berserakan. Diharapkan dengan blog ini keturunan KRIJOJOEDO bisa diketahui tempat keberadaannya.

Kunjungilah dan bergabunglah di blog:

http://ssoekidj.blogspot.com/

hanya yang tergabung menjadi anggota yang bisa membaca arsip, Pesan dari anggota baru diatur oleh Moderator, dan layangkan email Anda ke sapur59@gmail.com dengan mencantumkan

  1. Nama diri, (dan nama pasangan hidup serta nama anak kandung bagi yang sdh berkeluarga):
  2. Jumlah saudara kandung & nama2nya
  3. Nama ayah kandung dan nama saudara2 ayah kandung
  4. Nama ibu kandung dan nama saudara2 ibu kandung
  5. Nama kakek/nenek dari ayah kandung
  6. Nama kakek/nenek dari ibu kandung

kita berharap persaudaraan kita akan lebih dekat lagi.

Penggunaan nama blog ini diambil dari nama S.Soekidjo kakak kandung AY.Mukani M.Th. Nama ini diambil karena keturunan ini yang ketunggonan wali (sebuah istilah untuk pemegang tongkat estafet berupa pusaka layaknya tongkat komando).

Akhirnya blog ini diharapkan bisa menjadi semacam perkampungan maya bagi komunitas keturunan KRIJOJOEDO untuk tidak sekedar menemukan kembali simpul-simpul persaudaraan yang sempat tidak diketahui, tapi juga untuk obat rindu sementara belum bisa ketemu secara nyata.

Banjarmasin, 14 Juli 2007

Selasa, Mei 09, 2017

Wiro Sableng #51 : Raja Sesat Penyebar Racun

Wiro Sableng #51 : Raja Sesat Penyebar Racun Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

PENDEKAR 212 WIRO SABLENG memandang berkeliling dengan heran. Betulkan ikat kepala kain putihnya lalu menggaruk rambut.
"Aneh... Setahuku setiap hari Ahad pasar ini selalu ramai oleh penjual dan pembeli. Tapi kali ini jangankan manusia, jangankan orang yang berjualan dan mereka yang mau membeli. Nyamuk dan lalatpun tidak kelihatan! Apa yang terjadi... Perutku sudah lapar, aku membayangkan akan makan ketan bakar di sudut sana. Nyatanya pasar ini sudah berubah jadi kentut! Eh, kentutpun masih ada bunyi-bunyi dan baunya! Tapi disini tak ada bunyi. Sepi! Tak ada bau!"

Wiro menyeringai geleng-geleng kepala. Akhirnya dia tinggalkan pasar itu. lanjutkan perjalanan memasuki kampung terdekat di pinggir pasar. Begitu memasuki mulut kampung sebuah gerobak yang ditarik seekor sapi putih bergerak deras ke arahnya.

"Awas! Minggir! Anakku... istriku... Tolong! Minggir!" teriak orang yang mengemudikan gerobak,itu.

Wiro cepat menyingkir ke tepi jalan. Gerobak lewat disampingnya dengan cepat. Sekilas Pedekar 212 melihat dua sosok tubuh terbujur di atas gerobak sapi itu. Yang di sebelah kiri seorang anak lelaki berusia lima tahun, terbaring menelentang tanpa baju. Muka dan terutama bibirnya tampak biru. Kedua matanya membeliak sedang tangan dan kakinya tampak tegang kaku. Sekujur tubuhnya tidak bergerak sed
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #51 : Raja Sesat Penyebar Racun Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Tidak ada komentar: